Palangka Raya — Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palangka Raya menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku bertema “Menelaah Madzhab-Madzhab Systematic Review untuk Memperkuat Evidence-Based Practice (EBP)” pada Senin (15/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika dan masyarakat terhadap berbagai pendekatan dalam systematic review sebagai dasar penguatan praktik berbasis bukti (evidence-based practice), khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan tinggi vokasi kesehatan.
Bedah buku ini menghadirkan Dr. Faizuddin Harliansyah, MIM., Research Librarian dari Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai narasumber utama. Selain itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, H. Mars Khendra Kusfriyadi, STP., MPH., turut menyampaikan penguatan mengenai urgensi penerapan systematic review dalam pengambilan keputusan dan pengembangan kebijakan berbasis bukti.
Kegiatan dipandu oleh Arizal, S.I.Pust., M.I.Kom., Kepala Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya, selaku moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami penerapan systematic review dalam penelitian dan praktik profesional.
Dalam pemaparannya, narasumber membahas berbagai literatur dan pedoman internasional, antara lain Cochrane Handbook, JBI Manual for Evidence Synthesis, serta pendekatan qualitative evidence synthesis, yang menjadi rujukan penting dalam penyusunan systematic review di bidang kesehatan.
Kepala Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perpustakaan dalam mendukung peningkatan literasi ilmiah, kualitas penelitian, serta penguatan budaya akademik berbasis bukti di lingkungan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kapasitas dalam memahami dan menerapkan systematic review secara sistematis dan kritis, sehingga mampu berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu layanan kesehatan. Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini memperoleh e-sertifikat.